Setelah tahun lalu Yahoo menolak tawaran pembelian dari Microsoft senilai 47,5 milliar dollar, akhirnya kini Yahoo takluk. Mega-portal yang juga mesin pencari kedua terbesar setelah Google itu telah meneken “kawin kontrak” untuk 10 tahun dengan Microsoft.
Salah satu kesepakatan mereka adalah memadukan kekuatan mesin pencari terbaru milik Microsoft, Bing, dengan mesin pencari Yahoo. Targetnya untuk mengimbangi Google, mbahnya mesin pencari Internet.

Yahoo akan memberikan hak penuh kepada Bing untuk mengendalikan mesin pencarinya, termasuk menyerap teknologi yang dipakai Yahoo Search selama ini.
Sebagai imbalannya, menurut BBC, Yahoo diberikan 88 persen penghasilan penjualan iklan lewat mesin pencari, dan Yahoo juga berhak menjual iklan untuk situs-situs milik Microsoft.
Pihak Yahoo mengakui, kerja sama ini akan meningkatkan pendapatan tahunan mereka hingga $500 juta sekaligus menghemat operasional $200 juta. Yahoo sendiri telah kesulitan meraup untung dalam beberapa tahun terakhir.
Dampak dari kepasrahan Yahoo dikontrol oleh Microsoft berimbas pada karyawan. Akan banyak kru Yahoo yang kehilangan pekerjaan, meskipun sebagian dipindahkan untuk bekerja di perusahaan Microsoft milik Bill Gates itu.
BBC memprediksi, setelah Yahoo dan Bing bergabung, pangsa pasar iklan lewat mesin pencari di Amerika masih tetap dikuasai Google, yaitu hingga 65 persen, dan 30 persen untuk Yahoo-Bing. Sisanya yang tidak seberapa untuk situs mesin pencari lainnya.
Blog Berita: Do you Yahoo? Gulingkan Googling-kan Bing. Google is the best. Gugel tetap paling yahud.


lae jarar ni cinta mati ama gugel ye…..
:) asli. ada kisahnya. kapan-kapan kutulis di blog gugelgugel.