Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Mitos angka Densus 88 dan teror Noordin

Posted by on Aug 9th, 2009 and filed under unik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Grafis vivanews.com

Grafis vivanews.com

Mitos angka unik. Jika nomor kamar hotel Marriott “markas” teroris dijumlahkan dengan tanggal pengeboman, tanggal penembakan teroris Noordin M Top, plus oleh Densus “88″, maka hasilnya adalah 88888888 atau angka 8 delapan kali.

Peledakan hotel Marriott Jakarta dikerjakan di kamar bernomor 1808. Peledakan bom dilakukan pada tanggal 17 bulan 07 [Juli]. Si teroris Noordin ditangkap pada tanggal 08 bulan 08 [Agustus] oleh pasukan elit Densus 88.

“Perhatikan baik-baik: 1 + 7,07 + 1,8,08,08,08,8,8 = 88888888 [angka 8 delapan kali],” tulis anggota Facebook seperti dikutip Tempo Interaktif. Boleh percaya, boleh tidak.

Ada-ada saja. :D

Lalu ada anggota Facebook Indonesia yang memelesetkan ucapan si Noordin “teroris bencong” ketika dia terjepit dalam serangan Densus 88. Seperti diberitakan kemarin, Noordin yang orang Malaysia itu — perlu nggak ditulis maling-sial? — berteriak dari kamar mandi: “Nama saya Noordin M Top!”

Si penulis Facebook pun meledek: “Siapa di dalam? Noordin apa kucing?” :D

Teroris Noordin M Top diragukan telah tewas

Semalam Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Bambang Hendarso Danuri, di layar televisi mengatakan, pihak aparat masih sedang melakukan verifikasi untuk memastikan apakah yang tewas dalam penyerangan pasukan Densus 88 adalah Noordin atau bukan. Kapolri juga meminta kalangan media pers untuk memahami bagaimana prosedur kerja polisi. Di satu sisi wartawan butuh berita yang cepat, tapi di sisi lain polisi “kadang lambat” memberikan informasi karena, kata Kapolri, “Harus berdasarkan fakta yuridis. Harus dicek DNA-nya.”

Sejumlah media nasional Indonesia sejak kemarin menulis berita bahwa sudah pasti teroris Noordin Top ditembak mati.

Berita berbeda datang dari stasiun televisi Al Jazeera. Narasumbernya dari Pusat Penelitian Teroris Singapura memastikan bahwa yang tertembak itu bukanlah Noordin. “Dia belum mati. Tes DNA membuktikan jenazah itu bukan Noordin M Top,” demikian berita Al Jazeera seperti dikutip ulang Viva News.

Salah satu pasukan keamanan kebanggaan Indonesia adalah Densus 88 AT, atau lengkapnya Detasemen Khusus 88 Anti-Teror. Angka 88 adalah simbol yang mirip dengan borgol. Pasukan elit Mabes Polri ini dilatih oleh CIA, FBI, dan US Secret Service [Wikipedia].

Densus 88 dan burung hantu

Logo atau lambang Densus 88 adalah burung hantu. Berikut maknanya menurut artikel di Facebook.

Burung hantu merujuk pada spesies burung “nocturnal” (aktif waktu malam) dan mempunyai bentuk muka yang berbeda dengan burung biasa.

Muka burung hantu berbentuk rata seperti muka manusia dengan kedua belah matanya menghadap ke depan. Burung hantu juga mempunyai paruh bengkok ke bawah yang tajam, dan mempunyai bulu jambul yang lembut. Burung hantu adalah binatang pemangsa yang efisien karena dilengkapii perlengkapan yang memadai sebagai predator. Matanya yang terletak dibagian depan memberi kesan burung ini pandangan “menyatu” yang hebat.

Di mana seekor burung hantu mempunyai kemampuan penglihatan secara binokuler (melihat sebuah obyek dengan kedua mata secara bersamaan), sehingga burung hantu dapat melihat obyek secara tiga dimensi dengan wilayah penglihatan 110 derajat, 70 derajat diantaranya dapat dilihat secara binokuler. Namun ia bisa memutar kepalanya 270 derajat sehingga bisa melihat ke belakang dengan mudah.

Karena sering berburu dimalam hari, burung hantu dilengkapi dengan sistem pendengaran yang sagat baik. Telinga terletak di dekat mata dan dilingkupi oleh wajah yang lebar. Wajah yang lebar ini berfungsi seperti radar menangkap suara yang menyalurkan gelombang suara melaui otot-otot wajah ke telinga.

Daya penglihatannya dan pendengarannya pada malam hari sangat tajam, mampu mendengar cicitan tikus pada jarak 500 m. Cakarnya yang tajam akan keluar memanjang saat menyerang sehingga meningkatkan keberhasilan serangan.

Burung hantu juga dilengkapi sepasang sayap yang cukup spesial karena mampu meredam gerakan udara yang membuatnya tidak bersuara saat terbang dan menangkap mangsanya dengan kejutan. Itu juga membuatnya mampu mendengar pergerakan buruannya dengan jelas sambil terbang.

Semuanya itu membuat Burung Hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat tinggi, tangkas, cekatan dan di samping menyambar juga mengejar mangsanya di atas tanah. Penelitian pada jenis tertentu, kotorannya menunjukkan 99% memangsa tikus sedangkan 1% memangsa serangga. Mengkonsumsi tikus lebih banyak 2-3 ekor per hari namun daya membunuh lebih dari yang dimakannya.

Burung hantu dengan kemampuan penglihatan yang tajam, pendengaran yang kuat karena “radar” yang ada pada wajahnya, kemampuan bergerak tanpa bersuara di malam hari, dan kecepatan terbang yang tinggi akan memburu tikus (yang di manapun selalu mengganggu dan merusak) ke manapun bersembunyi secara cepat dan akurat.

Tikus dapat diartikan sebagai teroris yang selalu mengganggu umat manusia. Kemampuan burung hantu tersebut dapat melambangkan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat bergerak dengan sangat rahasia; digunakan sebagai logo Detasemen Khusus 88 Anti Teror untuk memburu teroris di mana pun.

Blog Berita: Bravo, Densus 88! Seandainya pun Noordin M Top belum tewas, teruskan pencarian, lalu matikan dia! Matikan tanpa ampun. Bila perlu dikuliti lebih dulu. Polisi tidak perlu pikirkan HAM untuk teroris. Tidak ada perlakuan hak asasi bagi teroris seperti Noordin. Maju terus, Densus Lapan-Lapan!

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

2 Responses for “Mitos angka Densus 88 dan teror Noordin”

  1. Ciaaaatttt says:

    “Polisi tidak perlu pikirkan HAM untuk teroris. Tidak ada perlakuan hak asasi bagi teroris seperti Noordin. Maju terus, Densus Lapan-Lapan!”

    Setuju om.

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.