Tulisan memprovokasi

Posted by Jarar Siahaan on Sep 17th, 2009 and filed under Asli Jarar, jurnalisme. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

sampul majalah time 150x150 Tulisan memprovokasiwaduh! kau sudah terlalu jauh mencampuri urusan dapur tetangga. sebagai pembaca blog berita, seharusnya kau mengkritik “isi dan esensi” artikelku; bukan protes MENGAPA aku menulis dengan cara begini dan gaya begitu, apalagi sampai meributkan mengapa nama situsku BLOG BERITA. itu mah urusan dapur, kawan.

artikel “virus pikiran” ini adalah lanjutan perdebatanku atas komentar-komentar mengkritik dari seorang pembaca bernama lintang lanang. mengenai jurnalisme, wartawan, dan blogging.

lintang yang baik, aku tidak akan berkeberatan jika ada pembaca menilai artikelku provokatif. mau disebut blogger provokatif, wartawan provokatif, penulis provokatif, silakan saja; hal itu tidak akan berpengaruh pada prinsip-prinsip idealismeku dalam berkarya. tuduhan demikian sudah sering kudengar sejak tahun 1995 aku bekerja sebagai jurnalis suratkabar.

manbabies.com

manbabies.com

di kampungku, kabupaten toba samosir, sering pembaca mengkritik beritaku dan berita beberapa teman wartawan koran yang getol menyoroti korupsi. bahkan tidak jarang anggota dprd atau “wartawan tua” yang mengaku diri paling senior menyebut artikel berita korupsi yang kami tulis sebagai “berita memprovokasi yang membuat pembangunan daerah menjadi tidak kondusif”. contoh terbaru, baca yang satu ini, komentar pembaca yang juga menyebutku provokatif karena selalu menyoroti berita-berita negatif di kampungku.

mari kubuat misal, koran kompas menulis berita oknum militer menyerang markas polsek dengan gaya bahasa yang halus bahkan samar, sementara pos kota dan rakyat merdeka menulis bombastis ala “jurnalisme kuning“. kita tidak berhak menuntut kompas supaya lebih keras, atau agar pos kota lebih santun. masing-masing redaksi media punya gaya dan “watak” yang menjadi kebijakan redaksional. yang lebih relevan untuk kita protes adalah apabila “isi dan esensi” berita mereka salah.

aku ajak dulu kau bercerita. sekitar dua tahun silam ada seorang pembaca blogku, yang notabene adalah juga wartawan-sastrawan sumut, dia pernah bekerja di koran yang sama denganku. dia berkomentar, mengkritik mengapa dalam artikel blogku sering ada cerita pribadi seakan-akan supaya orang tahu siapa itu jarar siahaan. kujawab: lha wajarlah, ini kan blogku sendiri, masak aku promosikan orang lain.

yang hendak kusampaikan dengan cerita di atas ialah: aku jadi khawatir, jangan sampai komentarmu nanti seperti temanku itu — terlalu “cerewet” mengurusi dapur tetangga.

karena kau adalah blogger-wartawan, kurasa kau tahu koran rakyat merdeka, media politik paling provokatif di indonesia. berita-beritanya jauh lebih provokatif ketimbang tulisanku, bahasanya juga kasar, bahkan gambar dan judulnya sering menyerempet hingga “langit ketujuh”.

BLOG BERITA=VIRUS PIKIRAN. KEBENARAN BISA BANYAK, TAPI KEBAIKAN HANYA SEMACAM.

BLOG BERITA=VIRUS PIKIRAN. KEBENARAN BISA BERAGAM MACAM, TAPI KEBAIKAN HANYA SATU.

tahukah kau, lintang, mengapa rakyat merdeka memilih “jurnalisme provokatif”? itulah gaya dan cara menulis rakyat merdeka. pemimpin redaksinya punya alasan-alasan idealisme mengapa bersikap demikian, seperti pernah diungkapkan pendirinya sekitar tahun 2000 di televisi dalam acara hut rakyat merdeka.

cewek bugil stop war Tulisan memprovokasiapakah kau lantas akan berkata bahwa rakyat merdeka tidak layak disebut sebagai media pers karena tulisan-tulisannya provokatif seperti halnya kau memprotes nama BLOG BERITA? amerika serikat, negara yang jurnalismenya paling profesional dan dijadikan acuan wartawan dunia, sampai kini tetap memiliki suratkabar, talk show, dan jurnalis-jurnalis provokatif.

teori etik jurnalisme mengatakan, berita jangan provokatif. teorinya begitu. namun faktanya dalam praktik, provokasi diperlukan pada saat-saat tertentu dan untuk alasan-alasan tertentu.

tulisan provokasi adalah halal dan patut didukung sepanjang dilakukan demi kebaikan, anti-korupsi, pembelaan terhadap kemanusiaan, dan tujuan-tujuan baik yang lain.

belakangan ini banyak media tanah air, termasuk blogger, yang provokatif memberitakan negara malaysia sehubungan seringnya malaysia “mencuri” dari indonesia. salahkah cara itu? tidak. mengapa wartawan dan penulis internet bersikap provokatif terhadap malaysia? karena ada idealisme di situ, ada yang dibela: INDONESIA.

lalu mengapa aku provokatif mengkritik terutama berita korupsi dan penindasan hak asasi manusia berlatar isu-isu agama? jawabannya sama, karena ada idealisme yang kuperjuangkan di situ, ada yang kubela: KEMANUSIAAN — bahwa kemanusiaan harus kutaruh di atas kepentingan agama manapun.

SELINGAN: supaya tidak terlalu tegang, mari berehat sejenak menonton chatting porno pakai kamera web

mengapa pula idealisme kutulis dengan [walau tidak selalu] keras dan provokatif? itulah gayaku, cara “asli jarar” menulis. satu contoh lain, ketika kemarin para aktivis anti-korupsi, seniman, dan wartawan senior mendeklarasikan gerakan “cicak lawan buaya” [kpk versus polri], aku juga menulis provokatif: cicak itu baik, buaya itu predator, ayo “matikan” buaya!

jurnalisme bukan teori semata. dia hidup dan tumbuh. mengikuti “kata zaman”. wartawan perlu bersiasat untuk mencambuk yang serakah dan jahat; tapi juga harus bisa lembut ketika menghibur yang lemah.

dan aku melakukan keduanya. aku tahu kapan perlu bersikap lantang, kapan harus tenang, kapan perlu kembali menyerang.

wartawan yang kaku melihat jurnalisme dan berita sesuai teori semata, yang terlalu patuh pada “kebenaran filosofi“, tidak akan bisa mencapai “langit berita” yang sesungguhnya.

aku tidak ingin seperti itu. aku ingin menjadi “penulis yang hidup dan punya emosi”, bukan “penulis yang mati rasa”.

lintang yang baik, berhentilah sampai di pintu dapurku, jangan lagi masuk terlalu jauh. jangan melangkah ke dapur apalagi gudangku. karena jika kau terlalu lantang [lagi] “mengomeli” mengapa “cara memasakku” aneh, aku akan “menghajarmu” habis-habisan tanpa ampun, bila penting sampai “berdarah-darah”. :D

catatan akhir “asli jarar”: provokasi kebenaran dan cacing tanah

aku senang punya pembaca yang “ngotot” seperti kau, lintang, karena dengan begitulah kita bisa berkontribusi kecil untuk pendidikan demokrasi. tapi berhati-hatilah saat ngotot: jangan mencampuri “urusan dapur” blogger lain, apalagi kau juga seorang blogger. silakan mengkritik, tapi kritiklah kontennya, isi artikelnya, bukan mengurusi MENGAPA ditulis secara ini dan tidak secara itu.

pesanku padamu: kita harus mempertahankan kebenaran masing-masing. jangan mudah menyerah, apalagi sampai mengekor “suara terbanyak”. pertahankan kebenaranmu semampu kau bisa, karena aku juga begitu. jangan ajak aku berkompromi atau bermufakat untuk sepakat, karena aku pun tidak akan pernah melakukannya padamu.

hanya ada satu alasan untuk kita mengalah: ketika kita sungguh-sungguh menemukan bahwa kebenaran mereka lebih benar daripada kebenaran kita.

kebenaran tidak boleh dikompromikan; kebenaran harus diperjuangkan dan dipertahankan. ketika kita menyerah lalu bersepakat dengan kebenaran yang tidak kita yakini segenap jiwa, maka sebenarnya kita sudah mati dan layak menjadi makanan cacing tanah.

–> ada virus pikiran di blog ini; pembaca yang tidak punya mata hati akan “sinting” kalau otaknya tidak mampu membedakan KEBAIKAN dan KEBENARAN.

–> oleh jarar siahaan dalam rubrik khusus “asli jarar” blog berita.

tafbutton blue16 Tulisan memprovokasi

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

8 Responses for “Tulisan memprovokasi”

  1. ini baru diskusi namanya, pembaca dapat ilmu. makasih ilmu dan pengalamannya bang …

  2. LSM Sinar Harpan Bangsa says:

    Apapun ceritanya lae berdua perlu ingat : Lawan dalam berdebat adalah teman dalam berfikir………..pis dah

  3. Maju terus pantang mundur bung……!!!

    BLOG BERITA: terima kasih.

  4. BARRY says:

    Jangan terlalu khawatir dengan cubitan kiri-kanan dari pembaca lae. Anggap saja cubitan sayang. Yang penting ditulis terus itu artikel asli Tobasa ala Jarar :-)

    BLOG BERITA: benar, lae.

  5. sekali lagi terima kasih banyak atas tangapannya. dan sekali lagi mohon maaf, jika saya dianggap masuk terlalu dalam ke dapur tempat di mana anda memasak.. sama sekali bukan maksud saya untuk merecoki idealisme anda atau mendikte apa yang harus anda lakukan.. sama sekali bukan.. saya hanya berusaha ‘bersuara’, seperti halnya yang anda lakukan..

    kita masing2 membawa ‘kebenaran’.. namun seperti halnya kata sifat yang lainnya, saya (kebetulan) meyakini bahwa ‘benar’ dan ‘tak benar’ adalah sesuatu yg relatif, subyektif, dan abstrak. saya tak cukup punya keberanian untuk mengatakan bahwa ‘kebenaran saya’ adalah berarti ‘kebenaran yang sesungguhnya / kebenaran yg harus diyakini semua orang’ (kebetulan saya tak begitu minat dengan organisasi2 semacam FPI dan kawan2nnya…. karena itu saya tak berminat juga untuk mengekornya, meski berbeda ideologi sekalipun. bagi saya, islam fundamentalis mapupun kafir fundamentalis adalah sama saja). karena itu, meski kita tak pernah (&mungkin tak akan pernah) mufakat, saya tetap menghargai pilihan anda..

    sebagai penutup, ijinkan saya mengutip satu kalimat dari Imam Syafi’i, ‘Pendapatku benar tapi mungkin salah., pendapat lawan diskusiku salah tapi mungkin benar’. karena bagaimanapun, ‘kebenaran’ adalah sebuah proses yang memang sudah selayaknya untuk selalu ‘tertunda’.. salam..

  6. Danz says:

    MERDKAAAAA……
    HIDUP LAE JARAR…….
    TETAP HIDUP DENGAN IDEALISME-MU LAE…AKU DUKUNG……
    (cam mana pulak org msh sangsi sama si jarar ini…)

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.