CALON BUPATI TOBA SAMOSIR 2010 — “Tinggal dilantik saja Kamar Satu, sudah pasti menang.” Itulah yang diucapkan seorang pengacara yang juga anggota partai politik dalam bincang-bincang dengan wartawan siang tadi di Balige.
Kamar Satu yang diamaksud adalah Monang Sitorus, Bupati Tobasa saat ini, yang masa jabatannya akan berakhir tahun 2010. Seperti diberitakan sejumlah suratkabar, Monang akan kembali mengikuti pilkada Tobasa tahun depan berpasangan dengan Ketua DPRD Toba Samosir, Mangatas Silaen.
- Baca berita sebelumnya: Nama-nama calon Bupati Tobasa 2010

BALIHO MONANG SITORUS SEJENIS INI BANYAK DIPASANG DI TOBA SAMOSIR
Menurut pengacara-aktivis politik tadi, pendapatnya yang meyakini Monang Sitorus bakal menang dan “tinggal menunggu dilantik” didasarkan pada, konon, dukungan yang telah diberikan konglomerat Batak, Sutan Raja DL Sitorus, kepada Monang-Mangatas.
Baru-baru ini satu koran harian terbitan Medan menulis berita berdasarkan pengakuan kubu Monang bahwa DL Sitorus akan kembali menyokong Monang untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Tobasa periode kedua. Suratkabar mingguan terbitan Balige, yang didanai Pemkab Tobasa, pun menulis berita serupa.
Menanggapi pendapat si pengacara, seorang wartawan Balige berkomentar, belum tentu Raja DL Sitorus telah mendukung Monang seperti diberitakan kedua koran tersebut. “Kalau benar begitu, seharusnya mereka publikasikan di banyak media, terutama koran-koran besar. Lagipula itu kan masih ninna tu ninna [katanya, kabarnya], bukan DL langsung yang bicara.”
Raja DL Sitorus dan status Monang Sitorus sebagai tersangka kasus korupsi
Masih menurut pengacara-aktivis parpol tadi, dari sekitar 10 nama kandidat Bupati Toba Samosir yang beredar saat ini, Monang Sitorus merupakan calon terkuat. Dia lalu bercerita tentang seorang marga Sitorus di Jakarta yang sempat berkeinginan untuk bertarung di pilkada Tobasa 2010 tapi kemudian mengurungkan niatnya karena tidak didukung oleh Raja DL.
Menurutnya, modal utama untuk memenangi pemilihan kepala daerah bukanlah dengan menawarkan program yang bagus kepada rakyat, melainkan menyiapkan uang sebanyak mungkin. Intinya, menurut dia, pemenang pilkada Tobasa 2010 masihlah orang yang didukung dana besar.
Sumber-sumber Blog Berita yang dekat dengan keluarga Raja DL Sitorus mengatakan, DL belum memastikan mendukung atau tidak mendukung kembali Monang Sitorus sebagai calon Bupati Toba Samosir 2010-2015.
“Karena status Pak Monang masih tersangka kasus korupsi. Menurut yang saya amati, kalau kasusnya bisa SP-3 [dihentikan], barulah Pak DL akan mengambil keputusan.”
- Baca PNS mendemo Bupati Tobasa — “Kami tidak mau dipimpin koruptor!”
Benar atau tidaknya Raja DL Sitorus mendukung Monang Sitorus pada Pilkada Tobasa 2010 sampai hari ini masih belum bisa dipastikan. Tunggu DL “bertitah” langsung, barulah semuanya jelas. [www.blogberita.net]

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















Ketika menjadi juru kampanye bagi Monang di lapangan Sisingamangaraja Balige, di hadapan belasan ribu warga DL dengan lantang berjanji dari podium, bila Monang melakukan korupsi setelah menjabat, maka dirinya sendirilah yang akan menyeret Monang ke pengadilan. “Kalau nanti dia korupsi, saya duluan yang akan menyeretnya.”
Memang jika kita amati, Monang Sitorus tidak lagi pantas menjadi Bupati Tobasa. Beberapa alasannya beliau bukanlah seorang pemikir, beliau justru pelawak. Monang tidak memiliki jiwa kepemimpinan. Terutama menjelang Pilkada 2010, sifat aslinya Monang tergambar, dia maupunya jangan ada yang maju selain dia. PNS aja bila bicara sama orang langsung curiga. Ambisinya terlalu mendominasi pikiran dan jiwanya, tidak pernah bercermin, sudah sejauhmana Tobamas 2010 itu dicapai. Semua omong kosong. Tapi tunggulah ada saatnya saya akan bicara, akan karakter beliau.
Sudah apa yg telah dia lakukan selama periode ini???
Saya rasa tidak ada, dan dia tidak pantas untuk maju kembali.
Bagaimana kampung kita bisa maju kalo pemimpinnya mengandalkan dana segar saja ketika di masa kampanye dan pemilunya???
Rakyat Tobasa jgn sampai lagi mau