Menikah tanpa adat Batak, salahkah?

Artikel ini ditulis oleh Portunatas Tamba, seorang lelaki Batak yang bekerja dan tinggal di Kota Tobelo, Pulau Halmahera, Propinsi Maluku Utara, dan kuterima di imelku blogberita [at] gmail.com.

Artikel ini ditulis oleh Portunatas Tamba, seorang lelaki Batak yang bekerja dan tinggal di Kota Tobelo, Pulau Halmahera, Propinsi Maluku Utara, dan kuterima di imelku blogberita [at] gmail.com.

Kenapa aku bangga jadi Batak.

BAH, AKU MERELAKAN diriku naik kereta dari stasiun Kota sampai Depok. Masih satu bulan di Jakarta, kupikir aku sudah cukup mengenal kota ini, dari sisi yang sebenarnya. Aku masih belum terbiasa dengan ”ketidakpedulian lingkungan” yang kulihat.

Ini kisah nyata. Seorang pejabat penting di Indonesia ternyata selama ini memalsukan identitasnya.

Membaca dua berita di blog ini tentang kebatakan, seorang Batak di Medan yang mengagumi budayanya tak bisa menahan diri untuk tidak “marah”.

Di luar sudah sepi dan mulai gelap, padahal baru pukul 4:00 sore. Dingin.

Dalam buku laporan tahunan Zending RMG pada 1907 disebutkan, di awal 1878 Nommensen berulang kali meminta pemerintah kolonial Belanda agar selekasnya menaklukkan Silindung menjadi bagian dari wilayah Hindia Belanda. Dosen Universitas Hawaii Manoa USA, Prof Uli Kozok, yang sudah lama dikenal sebagai peneliti isu-isu kebatakan, mengungkapkan hasil penelitian sejarah bahwa ternyata Nommensen — pembawa agama [...]

Menurut Masyarakat Transparansi Indonesia [MTI], hepeng pago-pago, silua, dan manulangi termasuk dalam kategori istilah atau kegiatan bersifat korupsi. Selain Batak, MTI juga punya daftar istilah korupsi dari daerah Bandung, Padang, dan Makassar. Daftar istilah berikut dikutip Blog Berita dari situs MTI. Istilah-istilah umum dalam kegiatan korupsi 1. Uang Tip: Sama dengan ‘budaya amplop’ yakni memberikan [...]

Sebenarnya orang Batak tidak demokratis? Ada “falsafah” Batak yang cenderung membunuh demokrasi? Dalam kaitannya dengan demokrasi, masalah ini sempat dibahas sekilas dalam salah satu talk showku di radio Karisma 99,9 FM Balige beberapa bulan lalu. Oleh Jarar Siahaan di Balige Menurut narasumberku, seorang politisi Batak, dia sering bertemu dengan orangtua di kampung-kampung yang mengaku menerima [...]