Jangan lewatkan edisi khusus Tempo

Juni 1815 Thomas Stamford Raffles pergi ke Tengger, Gunung Bromo, mencari manuskrip khazanah lokal. Raffles pulang ke London dengan membawa 30 ton dokumen tentang Jawa.

Juni 1815 Thomas Stamford Raffles pergi ke Tengger, Gunung Bromo, mencari manuskrip khazanah lokal. Raffles pulang ke London dengan membawa 30 ton dokumen tentang Jawa.

Pemerintah tidak tegas pada FPI karena didukung tokoh-tokoh di lingkaran SBY, kata seorang purnawirawan yang aktif dalam intelijen pada 1998.

Sejak awal redaksi Tempo sudah wanti-wanti jangan sampai didikte oleh pemodal.

Diduga lebih 10 orang yang pernah dibunuh oleh Very Idam Henyansyah alias Ryan [30], yang juga seorang gay.

Taufiq Kiemas dari PDIP ramai diberitakan sedang berambisi merebut kursi Ketua MPR-RI. Simak wawancara khusus majalah Tempo dengan Taufiq, ada beberapa jawabannya yang “tidak tahu malu”. Setelah itu baca “10 Ramalan politik Blog Berita selama lima tahun pemerintahan SBY mendatang”. Silakan tambah ramalan versimu. Wawancara berita politik ini dikutip dari majalah Tempo edisi 31 Agustus [...]

Suka sekali aku membaca opini majalah Tempo edisi pekan lalu soal agama isteri calon wakil presiden Boediono yang diisukan sebagai Katolik. Dalam editorial itu Tempo menulis dua kalimat dengan “gaya Asli Jarar” yang sering kupakai. Tentu saja bukan berarti aku hendak berkata Tempo meniru Blog Berita, itu hanyalah kebetulan semata. Sebaliknya justru akulah yang sering [...]

Majalah Tempo edisi 29 Juni 2009 menulis sebuah artikel menarik berjudul Tiga cinta putri Istana. Berikut kisah selengkapnya. Megawati menikah tiga kali. Lika-liku duka dan bahagia. MEGAWATI terkejut ketika membaca sebuah pengumuman di harian Kompas, 5 Juli 1972, yang disodorkan Tempo. Sambil mengamati tulisan di halaman sebelas dalam kolom ukuran 9 x 6 sentimeter, ia [...]

Percaya nggak: Calon wakil presiden Prabowo Subianto punya mobil Honda CRV yang katanya cuma hasil undian BRI. Jumlah hewan milik Prabowo seperti kuda dan kambing bernilai total Rp5 miliar. Berikut berita selengkapnya seperti dikutip Blog Berita dari majalah Tempo edisi terbaru, ditulis Arif Zulkifli. Anda boleh melongo atau mencibir melihat kekayaan calon presiden dan wakilnya [...]

Konon urutan pemimpin Indonesia menuju kemakmuran adalah ”notonogoro” — urutan suku kata terakhir nama mereka. ”No” untuk Soekarno, ”to” untuk Soeharto, dan ”no” kedua buat Susilo Bambang Yudhoyono. Kini giliran “go”; maka Kivlan Zen, bekas petinggi TNI, mengubah namanya menjadi Sutiyogo untuk ikut Pilpres 2009. Bah, orang “ngelmu” kayak begini mau jadi presiden?

Mantan Deputi V/Penggalangan Badan Intelijen Negara, Muchdi Purwoprandjono, pensiunan mayor jenderal TNI, banyak menjawab “tidak ingat” saat diperiksa polisi dalam kasus pembunuhan aktivis Munir yang disangkakan padanya.