Pejabat Jakarta ke Medan ‘minta’ cewek SMA
Beberapa PNS Pemko Medan mengatakan, setiap ada rombongan pejabat Jakarta yang datang, pasti ada yang meminta disediakan perempuan etnis tertentu. Untuk “ditiduri” oleh para koruptor yang juga “penjahat kelamin” itu.
Previous Stories
- Cara kerja detektif swasta Indonesia
- 16-12-2009 gempa Sumatera, ribuan tewas
- Mungkinkah UFO makhluk suruhan Tuhan
- Ragam pencak silat, Batak punya monsak
- Video pendakwah FPI ajak bunuh Ahmadiyah
- Situs Adult Friend Finder dibeli Rp4,5 triliun
- Arsip online Charles Darwin
- Googleplex, kantor paling asyik di dunia
- Daftar situs lembaga pemerintah Indonesia
- Daftar beasiswa luar negeri
- Artikel pilihan Blog Berita Maret-Mei 2007
- Musuh sampai akhir zaman
- CIA menyadap telepon Bung Karno
- CIA berupaya masukkan buku anti-komunis
- Telegram gelap CIA untuk Jakarta
- CIA ternyata juga lucu sekaligus tolol
- Craigslist, milis paling edan, untung $150 juta
- Konspirasi di balik internet
- Jawablah dua teka-teki ini
- Novel Sordam tersedia di toko buku online
- Toba Dream 3 selesai pukul 3.03 tanggal 3
- Untuk Tohap Simanungkalit
- Jangan bilang gondang musik pemuja setan
- Cara telentang di atas air laut
- Bakar celana, dan mereka pun selamat
- Mereka ingat ibunya, lalu menangis
- Pendaki gunung itu lihat hantu
- Tersesat 7 hari di gunung Merapi
- Viky Sianipar disebut domba yang tersesat
- Semsar Siahaan, seniman aktivis yang kesepian
- Ini tarik tambang, bukan perang
- Orang pajak, orang Batak, dan korupsi
- Kelamin isteri disundut rokok
- Merdi Sihombing protes
- Rosmala, seleb Batak itu…
- Coba pecahkan kode rahasia ini
- Tiurma jadi Tamara, Barbara eh Barita
- Berminat jadi mata-mata SIS?
- SAE Nababan: Tidak sesuai ajaran Kristen
- Yang perlu diketahui reporter
- Wartawan ‘bunuh’ bapaknya demi amplop
- PNS miskin menulis surat kepada isterinya
- Muslim di UAE utamakan persahabatan
- Kegelisahan hati seorang dosen teologi
- Bila pencuri makan ayam goreng bersama pejabat
- Pakai seragam demi Ketua DPR RI
- Ketua DPRD Tobasa diancam pemborong
- Jangan jadi wartawan munafik
- Mereka Terpaksa Memilih Islam atau Kristen
- Limbah Suratkabar di Toba Pulp Lestari
- Amplop: Haram bagi Wartawan Kecil, Halal bagi Bos Media
